Tampilkan postingan dengan label jatim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jatim. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Oktober 2013

Pantai Tanjung Lesung Pandeglang Banten

Pantai Tanjung Lesung Pandeglang Banten

Pantai Tanjung Lesung merupakan lokasi wisata pantai yang terletak di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Indonesia. Posisinya berada di sebelah barat Kabupaten Pandeglang dan memiliki luas 150 hektar.


Wisata Gunung Semeru Malang
Pantai Tanjung Lesung Banten
Pantai Tanjung Lesung resmi di buka pada pertengahan Januari 1998 dan dapat di capai dengan dua rute dari Jakarta. Pertama, mengambil rute jalan tol Jakarta-Merak, lalu keluar melalui pintu gerbang tol Serang Timur. Setelah melewati Kota Serang, perjalanan dilanjutkan ke arah Kota Pandeglang dan Labuan, dan berakhir di Pantai Tanjung Lesung.


Wisata Gunung Semeru Malang
Pantai Tanjung Lesung Banten
Pesona alam Tanjung Lesung sangat indah, pasir putihnya terasa lembut disertai hembusan angin sepoi-sepoi, membuat daerah Tanjung Lesung terasa begitu spesial ketika dikunjungi bersama keluarga. Hamparan pasir pantai yang luasnya mencapai 15 kilometer, memberi cukup ruang kepada wisatawan untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti membuat patung dari pasir, berjemur, bermain olahraga (sepak bola pantai dan voli pantai), dan sebagainya.


Wisata Gunung Semeru Malang
Pantai Tanjung Lesung Banten
Wisata Gunung Semeru Malang
Pantai Tanjung Lesung Banten
Posisi pantai yang tidak menghadap langsung ke laut lepas membuat hembusan angin dan deburan  gelombang di daerah ini tidak terlalu besar. Wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas, seperti berenang, bermain jetski, dan Snorkling . Memancing merupakan salah satu kegiatan menarik lainnya,  karena daerah ini merupakan rumah bagi banyak ikan. Pantai Tanjung Lesung Banten.

Senin, 21 Oktober 2013

Pantai Jogan Gunung Kidul

Pantai Jogan Gunung Kidul , DIY – Diapit tebing-tebing tinggi khas pegunungan kapur, Pantai Jogan bak peraduan, tempat air sungai turun gunung menemui ombak yang pulang melaut. Dari puluhan pantai yang berserak di sepanjang 71 kilometer pesisir Gunungkidul, Pantai Jogan menempati posisi istimewa karena keberadaan air terjun yang langsung jatuh dari atas tebing ke bibir laut, mengingatkan pada McWay Beach Waterfall di California. Selama ini, tak banyak pelancong yang tahu tentang Pantai Jogan. Lokasinya yang persis berada di sebelah barat Pantai Siung sering terlupa oleh para pemanjat yang dipacu semangat memeluk moleknya tebing Siung. ” Pantai Jogan menjadi salah satu tempat yang menarik bagi adventure yang senang dengan panorama pantai, ” 
joganPantai Jogan Gunung Kidul

Pantai Jogan Gunung Kidul

Menuju Pantai Jogan Gunung Kidul, perlu waktu sekitar dua jam berkendara dari Jogja. Menyusuri jalanan aspal mulus, berkelok-kelok membelah perbukitan karst yang merupakan sisa lautan jutaan tahun silam. Bila kita sampai di Pos Retribusi Pantai Siung, artinya Pantai Jogan sudah dekat, karena sekitar 400 meter dari pos tersebut, akan terlihat papan kayu penunjuk arah menuju Jogan. Menggantikan aspal mulus, jalan setapak menjadi pemandu selanjutnya, mengantar Anda dengan didampingi dua sungai kecil di sisi kiri yang nantinya akan menyatu lalu menjelma menjadi air terjun. ” Sayang sekali, keelokannya hanya bisa disaksikan saat musim penghujan, sementara di musim kemarau debit air sangat kecil ditambah dengan aktivitas penyedotan airnya demi keperluan warga,”

Untuk bisa menikmati guyuran air dari atas tebing, kita harus turun ke bawah. Ada dua cara untuk turun, pertama dengan tehnik canyoning alias rappeling di air terjun. Tentu diperlukan peralatan dan kemampuan mumpuni untuk melakukannya. Kedua, menapaki turunan licin yang basah. Untunglah tersedia kayu-kayu pegangan sebagai penopang tubuh. Meski begitu, kehati-hatian adalah hal wajib karena jalur yang curam. “Hati hati, Setelah batuan curam nan licin, tersisa satu lagi tantangan, kita masih harus melewati karang yang dihuni oleh ribuan bayi kepiting berwarna transparan berukuran sekitar 5 mm,”
jogan2
Pantai Jogan Gunung Kidul
Ini memang bukan koloni kepiting merah penghuni Christmas Island (yang dekat Jawa Barat tapi dimiliki Australia), namun melewatinya dengan kaki telanjang tentu bukan perkara sederhana. Penduduk sekitar biasa mengambil bayi kepiting ini untuk dimasak, menjadi teman makan nasi hangat di kala musim hujan. Bila beruntung, pengunjung juga bisa menyaksikan ratusan kupu-kupu bergerombol di bebatuan kering.
Nah, sampailah Anda. Berlatar ungunya langit senja, menatap lepas ke Samudera Hindia, menyaksikan Poseidon melempar gulungan ombak yang seolah siap melahap, sementara di balik punggung, suara air terjun memekakkan telinga, pertanda derasnya air yang jatuh. Tak perlu merasa ngeri, nikmatilah keramahan percikan air saat kaki-kaki air menjamah kerasnya batuan karang.” Sangat mempesona,” 

Menyambut sopan sebelum Anda menyibak tirai air, memasuki peraduan grojogan. Diguyur segarnya air tawar dari sungai-sungai rahasia perbukitan karst membuat kita merasa seolah kegersangan Gunungkidul hanyalah mitos. Karena sebenarnya daerah ini punya banyak sekali sumber air, yang sayangnya tersembunyi di perut bumi.
“Pantai Jogan adalah pemberi kesegaran, laksana oase di luasnya hamparan pantai pasir putih Gunungkidul. Juga seperti garnishes di piring yang terlalu sayang untuk dilewatkan. Pantai yang tepat bagi Anda yang ingin merasakan sensasi berbeda dari surga pesisir selatan Jogja,” Pantai Jogan Gunung Kidul.

Kamis, 10 Oktober 2013

Goa Gong, Pacitan, Jawa Timur.


Goa Gong terletak di desa Bomo, kecamatan Punung, kabupaten Pacitan, sekitar 30 km dari pusat kota Pacitan. Anda bisa menuju kota ini dari Yogyakarta melalui Wonosari Gunungkidul, Solo, maupun Ponorogo Jawa Timur. Cara termudah adalah menggunakan kendaraan dari kota Solo karena jalannya relatif halus meski harus melalui jalan yang berliku naik turun khas pegunungan. Jalur ini bisa ditempuh kira-kira 3 jam dengan mobil. Goa ini terletak kira-kira 12 km dari Goa Tabuhan, tujuan wisata Pacitan lain yang tak kalah menarik.

Goa Gong, Pacitan, Jawa Timur.
Goa Gong, Pacitan, Jawa Timur.

Berbicara mengenai sejarah Gua Gong ini, dulunya penduduk desa setempat sedang mengalami kekeringan, akhirnya dua orang kakek yang bernama Mbah Noyo Semito dan Mbah Joyo berinisiatif untuk mencari sumber air, dan sampailah mereka menemukan Gua Gong ini.

Kedua kakek tersebut berjalan menelusuri gua dengan obor yang terbuat dari daun kelapa, kemudian akhirnya menemukan sumber air setelah menghabiskan 7 ikat obor, gua ini lebih tepatnya ditemukan pada tahun 1930. Yang berbau 'mistis' dari gua ini adalah bunyi gong yang bisa dihasilkan dengan menabuh sebuah batu yang berada di salah satu ruang di gua ini, dan karena itu juga Gua ini dinamakan sebagai Gua Gong, dan hal tersebut juga membuat para wisatawan tertarik untuk mengunjungi Wisata Goa Gong Pacitan ini.

Yang lebih menarik lagi, Gua Gong ini adalah terbaginya beberapa ruangan yang memiliki nama sendiri, ada juga ruangan ruangan pemandian (sendang) yang berisi air jenrnih dan sejuk dan dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit, kemudian ada juga ruang gua yang berisi batu kristal dan marmer yang nyaris mendekati sempurna. Nah, ada juga ruangan yang paling luas diantara ruangan lainnya yang sudah pernah dijadikan sebagai tempat konser empat negara (Swiss, Indonesia, Australia, Prancis) 

Goa Gong, Pacitan, Jawa Timur.
Goa Gong, Pacitan, Jawa Timur.
Pacitan sendiri terkenal sebagai kota seribu goa karena banyaknya goa di daerah ini. Hal ini tak mengherankan karena kota ini dilintasi pegunungan kapur yang membentang mulai daerah Kebumen di Jawa Tengah, berlanjut hingga kabupaten Gunung Kidul, terus ke timur hingga Pacitan, lalu Ponorogo, Trenggalek, Malang, hingga berakhir di Jember. Ciri khas pegunungan kapur adalah adanya goa-goa bawah tanah yang terbentuk dari aliran air yang melarutkan batuan di sekelilingnya, selain permukaan yang gersang dan hanya bisa ditumbuhi pohon tertentu seperti jati.

Goa ini dinamakan goa gong karena konon suara seperti gong kerap terdengar dari dalam goa. Gong sendiri merupakan instrumen gamelan jawa yang dipukul dan berfungsi sebagai nada pemungkas. Setelah sampai di gerbang tempat pintu masuk kawasan wisata, Anda masih harus berjalan 100m sebelum mencapai pintu masuk goa. Begitu memasuki goa, Anda akan langsung takjub dengan indahnya stalaktit dan stalakmit di dalamnya. Anda tak perlu khawatir dengan gelap dan licinnya goa karena dalam goa ini sudah dibangun tempat berjalan yang dilengkapi tangga, pagar pengaman, dan lampu. Namun tentu Anda tetap harus berhati-hati dan bersikap sopan dalam goa ini. Pemandangan dalam goa akan menghipnotis pikiran Anda karena indahnya lekukan-lekukan batuan dalam goa laksana mahakarya ukiran bernilai seni tinggi. Cahaya berwarna-warni dari lampu menambah pesona interior goa ini. Tak heran jika goa ini dianggap sebagai goa terindah di wilayah Asia Tenggara.

 Hal unik lainnya dari goa ini adalah adanya bagian-bagian goa yang diberi nama. Stalaktit dan stalakmit diberi nama Selo Giri, Selo Citro Cipto Agung, Selo Pakuan Bomo, Selo Adi Citro Buwono, Selo Bantaran Angin dan Selo Susuh Angin. Sementara sumber air diberi nama Sendang Jampi Rogo, Sendang Panguripan, Sendang Relung Jiwo, Sendang Kamulyan, dan Sendang Relung Nisto. Menurut penduduk setempat, sumber air ini dipercaya memiliki nilai magis untuk menyembuhkan penyakit.

Selain itu, goa ini memiliki beberapa ruangan. Ruang pertama adalah Sendang Bidadari yang berupa sumber air kecil dan dingin. Disebelahnya adalah Ruang Bidadari yang konon sering terlihat bayangan wanita cantik. Di ruang ketiga dan keempat terdapat batu kristal dan marmer yang sangat indah. Ruang kelima adalah ruang terbesar. 

Disini pernah diadakan konser musik empat negara untuk mempromosikan goa ini ke dunia internasional. Ruang keenam adalah ruang pertapaan. Ruang ketujuh atau yang terakhir adalah Ruang Batu Gong. Disinilah terdapat batuan yang bila dipukul mengeluarkan suara seperti suara gong. Goa Gong, Pacitan, Jawa timur.